seandainya engakau jadi aku dan berada diposisi ku
maka kau akan tau rasanya sakit, rasa nya kecewa....
my
Rabu, 21 Oktober 2015
Minggu, 02 Agustus 2015
Dalam taat, susah itu bisa dinikmati
Dalam taat, bahagia itu hari-hari
Namun dalam maksiat, nikmat itu tak terasa
Dalam maksiat, hari-hari itu sengsara
karena Allah, itu sungguh melelahkan, di sibukkan oleh
perbedaan yang seolah tak pernah ada penyelesaian
Sebelum pernikahan semua terlihat sempurna, semua terlihat wajar
Semua berubah setelah akad nikah, tiba tiba semua berebut merasa benar
itu rumah tangga tanpa visi, rumah tangga yang bukan Allah tuju, aku selalu benar, dan semua salah itu bukan aku , semua salah itu kamu
Namun bila rumah tangga karena Allah,saat susah ditertawakan berdua, bila nikmat disyukuri bersama-sama, sang istri ingin memudahkan suaminya sementara suami ingin memanjakan istrinya, Apa syaratnya disatukan Allah? ketaatan itulah kuncinya, menjauh dari maksiat, dosa dan apapun yang dilarang oleh-Nya. Saat itulah "cinta karena Allah" bukan lg teori di lidah tapi sudah merasuk dalam jiwa, mengalir di tiap pembuluhy darah. Smua " cinta karena Allah " tiada lagi yang lebih indah.
Dalam taat, bahagia itu hari-hari
Namun dalam maksiat, nikmat itu tak terasa
Dalam maksiat, hari-hari itu sengsara
karena Allah, itu sungguh melelahkan, di sibukkan oleh
perbedaan yang seolah tak pernah ada penyelesaian
Sebelum pernikahan semua terlihat sempurna, semua terlihat wajar
Semua berubah setelah akad nikah, tiba tiba semua berebut merasa benar
itu rumah tangga tanpa visi, rumah tangga yang bukan Allah tuju, aku selalu benar, dan semua salah itu bukan aku , semua salah itu kamu
Namun bila rumah tangga karena Allah,saat susah ditertawakan berdua, bila nikmat disyukuri bersama-sama, sang istri ingin memudahkan suaminya sementara suami ingin memanjakan istrinya, Apa syaratnya disatukan Allah? ketaatan itulah kuncinya, menjauh dari maksiat, dosa dan apapun yang dilarang oleh-Nya. Saat itulah "cinta karena Allah" bukan lg teori di lidah tapi sudah merasuk dalam jiwa, mengalir di tiap pembuluhy darah. Smua " cinta karena Allah " tiada lagi yang lebih indah.
Langganan:
Komentar (Atom)